http://www.organisasi.org/1970/01/multi-level-marketing-mlm-dan-problematika-masyarakat-indonesia.html
A. Keabsahan MLM :
MLM bisa dikatakan sah secara Hukum dan Undang-undang jika telah
terdaftar di APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia), dan ini baru
40 persen MLM yg terdaftar resmi di APLI.
B. Keuntungan Joint di MLM
1. Bisa memudahkan masyarakat dalam berbelanja
2. Memudahkan Msyarakat untuk mendapatkan Produk yang Berkualitas (Khusus MLM yang benar2 teruji)
3. Bisa sharing dan menawarkan kerjasama bisnis dengan rekan, keluarga dan kenalan
4. Bisa mendapatkan Banyak Rekanan
5. Menambah pengetahuan tentang Bisnis Networking
C. Fakta Kesuksesan :
Sampai saat ini semua MLM yang ada di Indonesia hanya mampu memnjadikan15% Membernya yg Freedom secara Finansial..!
Dan itu diperkirakan tak akan bertambah signifikan sekalipun pencapaian
prestasi dan pringkat tertinggi telah dicapai oleh ratusan membernya,
namun tetap saja Kebebasan Finansial hanya bisa dinikmati oleh 15%
member dengan orang yang sama..
Fakta itu bisa terlihat di berbagai macam Bisnis MLM, mulai dari MLM
yang kurang sukses seperti B_Yang, Oriflame, Maju Jaya, Forever Young,
Internity, Daimon Life, dan lainnya bahkan MLM yang Bonafit skalipun
seperti K-Link dan Tianshi.
Sebut saja sperti member Tianshi yg berperingkat "Bintang 16" sudah
mencapai Ratusan tapi tetap saja, kebebasan finansial hanya bisa
dirasakan 15 persen member berperingkat "Bintang 16" itu..
Atau seperti Member K-Link yang telah berperingkat CA (Crown Ambassador)
telah mencapai lebih 100 orang, namun tetap saja kebebasan Finansial
hanya bisa dirasakan 15% dari semua CA itu..
D. Fakta Positif/Negatif yg Ditimbulkan di tengah masyarakat :
-POSITIF
1. Meningkatkan SDM Member (akurasi data 60% member)
2. Meningkatkan daya saing penjualan produk di tengah masyarakat
-NEGATIF
1. Cendrung meremehkan Prospek dan Downline yang tak aktif
2. Cendrung memvonis orang lain yang tak mau diajak bergabung dengan Cap "Pemalas" dan "Pecundang"
3. Cendrung merasa yang paling benar dan merasa jalan bisnis orang lain salah
4. Cendrung timbul berbagai permasalahan keluarga dikarenakan ada perbedaan prinsip bisnis
5. Cendrung melalaikan kewajiban-kewajiban yang sebelum join MLM diamanahkan kepada yg bersangkutan
6. Cendrung enggan memperlakukan Orang Tua atau siapa saja yg mencoba menasehati
7. Daya kreatifitas berfikir keilmuan menurun signifikan
8. Cendrung berani berhutang dalam jumlah besar
9. Memaksakan kehendak dan melalaikan hak-hak orang lain
(Diambil dari Poin Hasil Penelitian kelompok Mahasiswa STIE TAZKIA
tentang "Dampak dan Problematika Masyarakat Modern menghadapi Era Bisnis
MLM")
Pertanyaan dari saya pribadi untuk anda yang kini telah bergabung di salah satu bisnis MLM..!
1. Apakah MLM anda benar-benar resmi telah terdaftar..?
2. Apakah anda benar-benar puas dengan penghasilan anda jika anda telah mencapai tingkat tertinggi..?
3. Apakah anda benar-benar bisa merasakan Kebebasan Finansial dan Waktu..?
Tolong baca dengan teliti..
CUKUP JAWAB DENGAN HATI..!
Setiap orang bisa berbahagia kapan saja, dimana saja. Karena kebahagiaan adalah kesederhanaan hati, tak bergantung pada apapun.
Jumat, 16 Mei 2014
Jumlah Kalori yang Dikeluarkan Suatu Aktivitas/Kegiatan Manusia
http://www.organisasi.org/1970/01/jumlah-kalori-yang-dikeluarkan-suatu-aktivitas-kegiatan-manusia.html
Setiap kita melakukan suatu pekerjaan atau aktivitas kita membutuhkan energi dalam bentuk kalori. Kalori didapat tubuh dari makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh melalui proses panjang di dalam tubuh. Tanpa kalori yang cukup kita akan kesulitan untuk melakukan berbagai aktivitas hidup sehari-hari. Berikut ini adalah contoh beberapa angka kebutuhan kalori dalam mengerjakan suatu pekerjaan atau aktivitas sebagai berikut :
(sumber foto : sxc.hu)
- Lari - 7,0 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Jalan Kaki 8 km/jam - 8,3 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Jalan Kaki 5 km/jam - 2,0 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Olahraga Dayung - 9,3 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Bersepeda - 2,5 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Renang 3 km/jam - 7,9 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Menari - 3,8 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Makan - 0,4 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Tidur-Tiduran - 0,1 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Mengendarai Mobil - 0,9 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Menyapu Lantai - 1,5 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Main Golf - 1,5 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Main Tenis Meja - 4,4 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Main Piano - 1,4 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Main Tenis - 5,0 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Main Biola - 0,6 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Cuci Piring - 1,0 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Cuci Baju - 1,3 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Menyetrika Baju - 1,0 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Membaca Suara Keras - 0,4 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Berdiri - 0,4 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Menggambar / Melukis - 0,4 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Mengetik Kecepatan Tinggi - 1,0 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Ganti Baju - 0,7 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
- Berkebun - 3,9 kal/kg/jam (kalori perkilogram berat badan perjam)
Orang dengan berat badan 50 kg yang berlari ke sana dan ke mari selama tiga jam ketika terjadi bencana alam tsunami akan kehilangan kalori tubuh sebesar = 7,0 x 50 x 3 = 1050 kalori (kurang lebih).
Keterangan :
Angka kebutuhan kalori untuk setiap aktivitas bersifat relatif dan dapat lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada situasi dan kondisi yang ada.
Apa itu Coding?
https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=1720178859049185687#editor/target=post;postID=7746630734507649832
Apa Itu Coding ? Secara umum atau secara garis besar Coding jika di istilahkan ke dalam bahasa Indonesia adalah Pemrograman. Bahasa yang digunakan oleh OS(Operating System) dalam melakukan suatu tugas tertentu disebut Coding. Karena dalam komputer hanya mengenal yang namanya Bahasa Biner yaitu bilangan 1 dan 0,
maka manusia sulit untuk mengerti bahasa ini jadi di buatlah bahasa
tingkat tinggi yang dimengerti oleh manusia yang di sebut bahasa
pemrograman hight level.
Coding bertujuan tentu untuk membuat program komputer, dan program komputer itu sendiri adalah kumpulan instruksi-instruksi dalam membantu sebuah komputer dalam mengeksekusi untuk melakukan aktifitas tertentu.
Banyak bahasa pemrograman yang sering digunakan untuk membuat sebuah
program komputer, seperti VB(Visual Basic), Java, PHP dan masih banyak
bahasa pemrograman komputer lainnya.
Untuk lebih mengerti dalam pemrograman alangkah lebih baiknya untuk mempelajari alogritma dan pemrograman karena program takkan pernah lepas dengan yang namanya algoritma selain
untuk melatih cara kerja program, juga sebagai acuan atau
langkah-langkah dalam membuat program seperti rancangan dan apa-apa saja
yang harus di persiapkan.
Jika
sudah mengerti dan memahami jalan algoritma, sudah pasti pemrograman
akan mudah untuk kita buat tanpa harus banyak menemui kendala, ada pun
kendala pasti akan lebih mudah untuk di cari solusi atau jalan
keluarnya.
Ayo semua happy coding, mari
belajar membuat program dan mari memahami algoritma pembuatan program
itu sendiri. Dan jika penulis sudah mempelajari lebih dalam tentang itu
semua, pasti akan sesegera mungkin di posting pada blog kesayangan ini
:D, oke sekian dulu salam blogger :).
Categories
:
Algoritma Dan Pemrograman
(Metode) Weighted Product (WP)
https://plus.google.com/.../posts/KpCZp19mTfJ
Weigthted Product adalah metode penyelesaian dengan menggunakan perkalian untuk
menghubungkan rating atribut, dimana rating harus dipangkatkan terlebih dahulu dengan bobot atribut yang bersangkutan. Proses ini sama halnya dengan proses normalisasi.

Rumus diatas digunakan untuk menormalisasikan nilai yang akan di gunakan.

rumus diatas digunakan untuk mencari nilai akhir.
gudang yang akan digunakan sebagai tempat untuk menyimpan sementara hasil produksinya.
Ada 3 lokasi yang akan menjadi alternatif, yaitu:
A1 = Panam,
A2 = Marpoyan,
A3 = Rumbai.
Ada 5 kriteria yang dijadikan acuan dalam
pengambilan keputusan, yaitu:
C1 = jarak dengan pasar terdekat (km),
C2 = kepadatan penduduk di sekitar lokasi(orang/km2);
C3 = jarak dari pabrik (km);
C4 = jarak dengan gudang yang sudah ada (km);
C5 = harga tanah untuk lokasi (x1000 Rp/m2).
Nilai setiap alternatif di setiap kriteria:

Tingkat kepentingan setiap kriteria, juga dinilai
dengan 1 sampai 5, yaitu:
1 = Sangat rendah,
2 = Rendah,
3 = Cukup,
4 = Tinggi,
5 = Sangat Tinggi.
Pengambil keputusan memberikan bobot
preferensi sebagai:
W = (5, 3, 4, 4, 2)
Kategori setiap kriteria:
Kriteria C2 (kepadatan penduduk di sekitar lokasi)
dan C4 (jarak dengan gudang yang sudah ada)
adalah kriteria keuntungan;
Kriteria C1 (jarak dengan pasar terdekat), C3
(jarak dari pabrik), dan C5 (harga tanah untuk
lokasi) adalah kriteria biaya.
Sebelumnya dilakukan perbaikan bobot terlebih
dahulu seperti sehingga w = 1, diperoleh w1 =
0,28; w2 = 0,17; w3 = 0,22; w4 = 0,22; dan w5 =
0,11.
Kemudian vektor S dapat dihitung sebagai
berikut:

Nilai vektor V yang akan digunakan untuk perankingan
dapat dihitung sebagai berikut:

Nilai terbesar ada pada V2 sehingga alternatif A2 adalah
alternatif yang terpilih sebagai alternatif terbaik.
Dengan kata lain, Marpoyan akan terpilih sebagai lokasi
untuk mendirikan gudang baru.
Weigthted Product adalah metode penyelesaian dengan menggunakan perkalian untuk
menghubungkan rating atribut, dimana rating harus dipangkatkan terlebih dahulu dengan bobot atribut yang bersangkutan. Proses ini sama halnya dengan proses normalisasi.
Rumus diatas digunakan untuk menormalisasikan nilai yang akan di gunakan.
rumus diatas digunakan untuk mencari nilai akhir.
Contoh Kasus
Suatu perusahaan di Daerah Pekanbaru ingin membangun sebuahgudang yang akan digunakan sebagai tempat untuk menyimpan sementara hasil produksinya.
Ada 3 lokasi yang akan menjadi alternatif, yaitu:
A1 = Panam,
A2 = Marpoyan,
A3 = Rumbai.
Ada 5 kriteria yang dijadikan acuan dalam
pengambilan keputusan, yaitu:
C1 = jarak dengan pasar terdekat (km),
C2 = kepadatan penduduk di sekitar lokasi(orang/km2);
C3 = jarak dari pabrik (km);
C4 = jarak dengan gudang yang sudah ada (km);
C5 = harga tanah untuk lokasi (x1000 Rp/m2).
Nilai setiap alternatif di setiap kriteria:
Tingkat kepentingan setiap kriteria, juga dinilai
dengan 1 sampai 5, yaitu:
1 = Sangat rendah,
2 = Rendah,
3 = Cukup,
4 = Tinggi,
5 = Sangat Tinggi.
Pengambil keputusan memberikan bobot
preferensi sebagai:
W = (5, 3, 4, 4, 2)
Kategori setiap kriteria:
Kriteria C2 (kepadatan penduduk di sekitar lokasi)
dan C4 (jarak dengan gudang yang sudah ada)
adalah kriteria keuntungan;
Kriteria C1 (jarak dengan pasar terdekat), C3
(jarak dari pabrik), dan C5 (harga tanah untuk
lokasi) adalah kriteria biaya.
Sebelumnya dilakukan perbaikan bobot terlebih
dahulu seperti sehingga w = 1, diperoleh w1 =
0,28; w2 = 0,17; w3 = 0,22; w4 = 0,22; dan w5 =
0,11.
Kemudian vektor S dapat dihitung sebagai
berikut:
Nilai vektor V yang akan digunakan untuk perankingan
dapat dihitung sebagai berikut:
Nilai terbesar ada pada V2 sehingga alternatif A2 adalah
alternatif yang terpilih sebagai alternatif terbaik.
Dengan kata lain, Marpoyan akan terpilih sebagai lokasi
untuk mendirikan gudang baru.
Rabu, 14 Mei 2014
Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat
https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=1720178859049185687#editor/target=post;postID=3642760671667994285
Pelapisan Sosial
Menurut
Pitirim A Sorokin, Pelapisan masyarakat adalah Pembedaan Penduduk atau
masyarakat ke dalam kelas-kelas (Hirarkis). Perwujudannya adalah
adanya lapisan-lapisan di dalam masyarakat, ada lapisan yang tinggi dan
ada lapisan-lapisan di bawahnya.Setiap lapisan itu disebut Strata Sosial. PJ Bouman menggunakan istilah tingkatan atau dalam bahasa belanda disebut Stand,
yaitu golongan manusia yang ditandai dengan suatu cara hidup dalam
kesadaran akan beberapa hak istimewa tertentu dan menurut gengsi
kemasyarakatan.
Terjadinya Pelapisan Sosial
Ada beberapa factor yang menyebabkan terjadinya pelapisan social, diantaranya :
1. Terjadi dengan sendirinya.
Proses
ini terjadi karena faktor-faktor yang dibawa individu sejak lahir.
Misalnya, kepandaian, usia, jenis kelamin, keturunan, sifat keaslian
keanggotaan seseorang dalam masyarakat.
2. Terjadi dengan Sengaja
Proses
ini terjadi demi untuk tujuan bersama dilakukan dalam pembagian
kekuasaan dan wewenang yang resmi dalam organisasi-organisasi formal,
seperti : pemerintahan, partai politik, perusahaan, perkumpulan,
angkatan bersenjata.
Pembedaan Sistem dalam Masyarakat
Di dalam masyarakat, terdapat pembedaan sistem lapisan dalam masyarakat yang dibedakan menjadi :
1. Sistem Pelapisan masyarakat Tertutup.
Di
dalam sistem ini pemindahan anggota masyarakat yang lain baik ke atas
ataupun ke bawah tidak mungkin terjadi, kecuali ada hal-hal yang
istimewa. Di dalam sistem ini, satu-satunya jalan masuk ke dalam anggota
sistem ini adalah karena Kelahiran. Sistem ini dapat kita lihat di India yang masih mengenal istilah Kasta, yaitu Brahmana, Ksatria, Waisya dan Sudra.
2. Sistem Pelapisan Masyarakat Terbuka
Di
dalam Sistem ini, setiap anggota masyarakat dapat jatuh ke dalam
lapisan yang ada di bawahnya atau naik ke lapisan yang di atasnya,
sistem seperti ini dapat kita lihat dalam masyarakat kita, dimana setiap
orang dapat diberi kesempatan menduduki suatu jabatan apabila memiliki
kesempatan dan kemampuan untuk itu, dan dapat pula turun apabila tidak
mampu mempertahankannya.
Teori tentang Pelapisan Sosial
Ada beberapa teori tentang pelapisan masyarakat yang di ungkapkan oleh para Ilmuwan, diantaranya :
1. Aristoteles membagi masyarakat berdasarkan dimensi Ekonomi sehingga ada orang yang kaya, menengah dan melarat.
2. Prof.Dr.Selo
Sumardjan dan Soelaiman Soemardi SH.MA menyatakan selama di masyarakat
ada sesuatu yang dihargai maka itu akan menjadi bibit timbulnya
lapisan-lapisan dalam masyarakat.
3. Vilfredo
Pareto ,seorang Sarjana asal Italia berpendapat bahwa pelapisan itu
terjadi karena dalam masyarakat terdapat kecakapan, watak,keahlian dan
kapasitas yang berbeda-beda.
4. Gaotano
Mosoa, seorang Sarjan yang juga bersal dari Italia berpendapat bahwa
terdapat dua kelas yang berbeda yaitu Kelas yang memerintah dan kelas
yang diperintah.
5. Karl
Marx, berpendapat bahwa di dalam masyarakat terdapat dua lapisan
masyarakat yaitu masyarakat yang mempunyai tanah dan alat-alat
produksinya dan kelas yang tidak mempunyai itu dan hanya mempunyai
tenaga untuk proses produksi itu.
Kesamaan Derajat
Di
dalam kehidupan bermasyarakat, kita mempunyai hak dan kewajiban, baik
itu terhadap diri sendiri, masyarakat maupun kepada bangsa dan
Negara.Hak dan kewajiban ini telah diatur di dalm UUD 1945 maupun di
dalam Undang-Undang. Undang-Undang ini berlaku untuk semua lapisan
masyarakat tanpa terkecuali, hal ini menjelaskan bahwa di dalam
masyarakat terdapat persamaan derajat yang di jamin oleh
Undang-Undang.Dengan adanya Persamaan Harkat,Derajat dan Martabat
manusia setiap orang harus mengakui serta menghormati akan adanya
hak-hak, derajat dan martabat manusia.
Di
dalam UUD 1945 terdapat beberapa pasal yang menjelaskan tentang
persamaan Hak diantaranya di dalam pasal 27, pasal 28, pasal 29, pasal
30, pasal 31, pasal 32, pasal 33 dan pasal 34.
Di dalam UUD 1945 juga terdapat empat pokok hak-hak asasi yang terdapat di dalam empat pasal,yaitu :
1. Pasal
27 ayat 1 yang berbunyi : Segala warga Negara bersamaan kedudukannya
di dalam hukum dan pemerintahan,wajib menjunjung hukum dan pemerintahan
itu tanpa terkecuali.
2. Pasal
27 ayat 2 dan pasal 28 yang mengatur tentang persamaan mendapat
pekerjaan dan penghidupan yang layak dan kebebasan mengeluarkan
pendapat.
3. Pasal 29 ayat 2 yang mengatur hak asasi masyarakat untuk memluk agama.
4. Pasal 31 yang mengatur Hak asasi tentang pengajaran.
Elite dan Massa
Berbicara
tentang definisi Elite, ada beberapa definisi, diantaranya Elite
adalah orang-orang terbaik atau pilihan dalam suatu kelompok, atau
definisi lainnya adalah kelompok kecil orang-orang terpandang atau
berderajat tinggi (kaum bangsawan, cendekiawan, dsb).
Dalam
kehidupan sosial, selalu ada kecenderungan untuk menyisihkan satu
golongan sebagai satu golongan yang penting, punya kekuasan dan memiliki
andil yang sangat penting dalam masyarakat. Inilah yang disebut
Golongan Elite.Ada dua kecenderungan dalam masyarakat untuk menentukan
elite, diantaranya menitikberatkan pada fungsi sosial dan pertyimbangan
moral.Karena kecenderungan inilah lalu lahir dua macam golongan elite
yaitu Elite Internal dan Elite Eksternal.
Sehubungan
dengan fungsi yang harus di jalankan, maka elite harus dapat mengatur
strategi yang tepat, yang secara garis besar dapat kita bedakan dapat
dibedakan menjadi :
1. Elite Politik (Elite dari segala Elite)
2. Elite Ekonomi,militer, diplomatic dan cendikiawan (Elite di bidangnya)
3. Elite Agama, filsuf, pendidik dan pemuka masyarakat.
4. Elite yang memberikan kebutuhan Psikologis seperti artis, penulis, aktor, olahragawan.
Sedangkan
Massa adalah suatu bentuk kumpulan individu-individu, didalamnya
tidak terdapat interaksi dan tidak terdapat adanya struktur dan pada
umumnya massa berjumlah orang banyak dan berlangsung lama.
Ciri-Ciri massa adalah :
1. Biasanya berjumlah banyak dan berlangsung lama.
2. Terjadi karena mempunyai tujuan dan minat yang sama.
3. Cenderung bergerombol namun sedikit sekali berinteraksi sesama anggota massa.
4. Keanggotaanya biasanya dari semua golongan masyarakat.
5. Tidak bias bertindak secara bulat atau sebagai suatu kesatuan, mungkin terlalu banyaknya pola pikir.
Manusia
memang diciptakan berbeda antara yang satu dengan yang lainnya, namun
hendaknya perbedaan yang ada jangan dijadikan jurang pemisah antar
masyarakat yang satu dengan yang lainnya, karena ada norma yang berlaku
di dalam masyarakat dan juga Undang-Undang yang mengatur persamaan Hak
dan derajat sebagai sesama anggota masyarakat.
Daftar Pustaka :
1. Buku ISD, Harwantiyoko dan Neltje F Katuuk
2. Wikipedia.org
3. Selayar.org
Minggu, 04 Mei 2014
5 SITUS TERBAIK BELAJAR HTML DAN CSS BAGI PEMUALA.
https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=1720178859049185687#editor/target=post;postID=6236994686635642966
HTML intinya adalah elemen/struktur web, dan CSS adalah "penghias" serta
penyusun layout hingga sebuah halaman web memiliki interface yang unik
dan indah. Jika anda adalah blogger pemula, baik dalam konteks baru saja
membangun blog, atau bagi anda yang mulai risih dengan berbagai kode-kode yang belum dimengerti padahal harus berurusan dengan utak-atik template, inilah saatnya anda mulai menyadari bahwa coding merupakan syarat penting yang harus anda kuasai agar mampu mengutak-atik desain blog
sesuai yang diinginkan; sekurang-kurangnya anda wajib memahami apa itu
dasar HTML dan CSS dan bagaimana keduanya bekerja dalam membentuk
tampilan sebuah halaman web.
Meski pada awalnya anda harus berjuang mati-matian untuk bisa memahami
HTML dan CSS serta merasa asing ketika harus bersentuhan dengan
keduanya, semakin anda mempelajari dan mempraktekkan semakin mudah anda
membaca, memahami, dan menerapkannya dasar-dasar HTML dan CSS dengan
baik. Semua hanyalah masalah "alah bisa karena biasa." Semakin anda terbiasa, semakin mudah dan cepat proses pembelajarannya. Bisa dikatakan, memahami HTML dan CSS adalah syarat paling dasar
yang harus dipenuhi oleh seorang Blogger, jika ia ingin proses
ngeblognya berkembang dan sukses. Mengesampingkan hal-hal mendasar
demikian dan bahkan menyerah berarti sudah pasti si blogger tidak akan
berkembang.
Ada berbagai macam tutorial coding, dari paling dasar hingga advanced,
dari sekedar HTML dan CSS sederhana hingga XML, PHP, ASP, dan bahkan
hingga bagaimana merancang API. Semua tersedia gratis dan bertebaran di
muka bumi, eh maksudnya di web. Jadi, tidak ada alasan untuk bilang
susah karena tidak ada sarana belajar. Satu-satunya alasan kenapa kata
"susah" muncul adalah karena kemalasan, tidak ada yang lainnya.
Berikut adalah beberapa website pilihan saya, yang juga biasa saya
gunakan sebagai sumber belajar sekaligus test kode. Tutorialnya tersusun
dengan baik, dari dasar hingga advanced, bahkan sebagian besar
memiliki interface interaktif dimana anda bisa langsung melakukan
latihan dan ujicoba kode tanpa harus menggunakan software belajar
apapun. Fokus kita kali ini adalah HTML dan CSS untuk pemula, namun
tidak menutup kemungkinan terdapat tutorial lain, misalnya HTML5,
Javascript, PHP, ASP, ASPX, PERL, dan sebagainya, bagi anda yang sudah
begitu akrab dengan HTML dan CSS dan ingin mengembangkan yang lainnya.
Semua tertulis dalam bahasa Inggris, namun menurut saya cukup mudah
untuk diikuti dan dipahami.
1. W3 SCHOOLS (w3schools.com)
Siapa yang belum pernah dengar tentang situs ini? Bisa dibilang sebagai
situs terbesar dengan informasi, penjelasan, dan tutorial paling detil
mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan desain dan pengembangan web.
Dalam hal HTML dan CSS, tentu saja ini adalah salah satu resource yang bisa diandalkan. Belum lagi berbagai interface interaktif-nya (Try it Yourself Editor)
yang bisa kita gunakan untuk latihan dari tingkat paling dasar hingga
advanced. Terdapat pula berbagai informasi dan tutorial javascript, HTML
5, bahasa pemrograman yang berkaitan dengan server (PHP, SQL, ASP,
dll), ASP.NET, XML, dll.
2. Code Academy (www.codeacademy.com)
Ini adalah situs yang paling sering saya kunjungi, terutama dalam
belajar dan bertukar pikiran soal pengembangan web (khususnya PHP, API,
dan Ruby). Yang paling saya sukai adalah fitur interaktifnya dimana anda
bisa langsung mempelajari sekaligus mempraktekkan berbagai level
pembelajar HTML dan CSS dengan tahap yang jelas, terstruktur, dan dengan
tutorial yang mudah diikuti. Jika anda ingin langsung melihat bagaimana
pembelajaran basic-nya, langsung tuju navigasi di footer, dan klik
HTML/CSS. Anda juga bisa mengawali pembelajaran dengan mengagumi
bagaimana kode-kode bekerja dengan mengisi kolom interaktif di halaman
depan. Bagi web developer dan pengagum coding, ini surga buat anda!
3. HTML.net
Jika anda lebih menyukai "penuturan" untuk memahami dan mencerna materi
HTML dan CSS, sekaligus ingin memahami esensi halaman website serta
berbagai elemen dan tag-nya, maka situs ini bisa menjadi sumber yang
tepat. Plus, anda bisa menggunakan Google Translate dengan mudah jika
anda kesulitan dalam memahami bahasa Inggris (hehe). Semua konten
memiliki struktur dan sistematika yang jelas, dari A sampai Z, jadi
cukup membantu proses pemahaman secara bertahap. Terdapat pula berbagai
tutorial lain seperti HTML5, PHP, ASP, dan Javascript.
4. HTML Dog (www.htmldog.com)
Masih sama dengan model website di atas, situs ini juga menyediakan
berbagai tutorial HTML dan CSS. Yang agak berbeda adalah konten dibagi
berdasarkan jenis elemen/tag (heading, title, list, link, tabel, form,
dan lain sebagainya), sehingga anda bisa masuk ke bagian tertentu secara
langsung. Terdapat pula tutorial javascript dasar dimana anda juga bisa
berkenalan dengan bahasa javascript.
5. CSS Easy (www.csseasy.com)
Mungkin bagi anda yang pertama kali masuk website ini akan kebingungan
dan menganggap remeh. Ya, situs ini hanya berbicara bagaimana CSS
digunakan untuk menyusun layout dasar. Tapi jangan salah, dengan
memahami bagaimana layout dasar sebuah halaman web, maka anda sudah
masuk ke gerbang awal desain template blog/web, dan memahami bagaimana
CSS digunakan sebagai penyusun layout. Terdapat dua jenis layout yang
variatif untuk dipelajari, yang pertama berupa fixed layout dan yang kedua berupa fluid layout (yang
kemudian bisa digunakan untuk menyusun dasar template responsive juga).
Cara yang digunakan untuk mempelajari cukup unik, klik salah satu
contoh layout, lalu klik kanan dan pilih "open page source" atau "view
source" untuk melihat kode-kode CSS di dalamnya. Simpan halaman tersebut
untuk bisa diutak-atik sesuai keinginan.
That's it and have a nice learning!
© copyright Ahmad Khoirul Azmi, published only for buka-rahasia.blogspot.com.
PENDELEGASIAN WEWENANG
http://rezaardiansyah.blog.com/2012/05/01/pendelegasian-wewenang/
Pengertian Delegasi
Delegasi adalah suatu pelimpahan wewenang dan tanggung jawab formal kepada oranglain untuk melaksanakan kegiatan tertentu. Ada alasan mengapa diperlukan pendelegasian, yaitu :1. Memungkinkan atasan dapat mencapai lebih dari pada mereka menangani setiap tugassendiri.2. Agar organisasi dapat berfungsi lebih efisien.3. Atasan dapat memusatkan tenaga kepada suatu tugas yang lebih diprioritaskan.4. Dapat mengembangkan keahlian bawahan sebagai suatu alat pembelajaran darikesalahan.5. Karena atasan tidak mempunyai kemampuan yang dibutuhkan dalam pembuatankeputusan.Dibawah ini adalah prinsip – prinsip klasik yang dapat dijadikan dasar untuk delegasiyang efektif :1. Prinsip scalar.2. Prinsip kesatuan perintah.3. Tanggung jawab, wewenang, dan akuntabilitas.Yang memungkinkan gagalnya delegasi, yaitu:1. Atasan merasa lebih jika mereka tetap mempertahankan hak pembuatan keputusan.2. Atasan tidak ingin ambil resiko kalau saja bawahannya salah ataupun gagal dalammenjalankan wewenangnya.3. Atasannya kurang atau tidak percaya kepada bawahannya.4. Atasan takut apabila seorang bawahannya melakukan tugas dengan sangat baik danefektif, sehingga dapat mengancam posisinya sebagai atasan.5. Bawahan tidak menerima dengan alasan dapat menambah tanggung jawab yang sudahditerima.6. Bawahan takut tidak dapat menjalankan tugas – tugas dengan benar dan dikatakangagal.7. Bawahan merasa tertekan apabila dilimpahkan tanggung jawab yang lebih besar.
DELEGASI WEWENAG
Delegasi
adalah pelimpahan wewenang dan tanggung jawab formal kepada orang lainuntuk melaksanakan kegiatan tertentu
Delegasi wewenang
adalah proses di mana para manajer mengalokasikan wewenang ke bawah kepada orang-orang yang melapor kepadanyaPedoman Klasik Untuk Delegasi Efektif :1.Prinsip scalar, dalam proses pendelegasian harus ada garis wewenang yang jelaskarena akan membuat anggota organisasi lebih mudah untuk mengetahui :a.Kepada siapa dia dapat mendelegasikan b.Dari siapa dia akan menerima delegasic.Kepada siapa dia harus memberikan pertanggung jawaban
2.Prinsip kesatuan perintah, menyatakan bahwa setiap bawahan dalam organisasiseharusnya melapor hanya kepada seorang atasan3.Tanggung jawab dan akuntabilitas, menyatakan bahwa :a.Agar organisasi dapat menggunakan sumber dayanya dengan lebih efisien b.Konsekuensi wajar peranan tersebut adalah bahwa setiap individu dalamorganisasi untuk melaksanakan tugas yang dilimpahkan kepadanya secaraefektif c.Bagian penting dari delegasi tanggung jawab dan wewenang adalahakuntabilitas penerimaan tanggung jawab dan wewenang berarti individu juga setuju untuk menerima tuntutan pertanggung jawaban pelaksanaantugasPenaggulangan Hambatan-Hambatan DelegasiLouis Allen mengmukakan 6 teknik khusus untuk membantu manajer melakukandelegasi dengan efektif :1.Tetapkan tujuan2.Tegaskan tanggung jawab dan wewenang3.Berikan motivasi kepada bawahan4.Meminta penyelesaian kerja5.Berikan latihan6.Adakan pengawasan yang memadai
Pengertian Delegasi
Delegasi adalah suatu pelimpahan wewenang dan tanggung jawab formal kepada oranglain untuk melaksanakan kegiatan tertentu. Ada alasan mengapa diperlukan pendelegasian, yaitu :1. Memungkinkan atasan dapat mencapai lebih dari pada mereka menangani setiap tugassendiri.2. Agar organisasi dapat berfungsi lebih efisien.3. Atasan dapat memusatkan tenaga kepada suatu tugas yang lebih diprioritaskan.4. Dapat mengembangkan keahlian bawahan sebagai suatu alat pembelajaran darikesalahan.5. Karena atasan tidak mempunyai kemampuan yang dibutuhkan dalam pembuatankeputusan.Dibawah ini adalah prinsip – prinsip klasik yang dapat dijadikan dasar untuk delegasiyang efektif :1. Prinsip scalar.2. Prinsip kesatuan perintah.3. Tanggung jawab, wewenang, dan akuntabilitas.Yang memungkinkan gagalnya delegasi, yaitu:1. Atasan merasa lebih jika mereka tetap mempertahankan hak pembuatan keputusan.2. Atasan tidak ingin ambil resiko kalau saja bawahannya salah ataupun gagal dalammenjalankan wewenangnya.3. Atasannya kurang atau tidak percaya kepada bawahannya.4. Atasan takut apabila seorang bawahannya melakukan tugas dengan sangat baik danefektif, sehingga dapat mengancam posisinya sebagai atasan.5. Bawahan tidak menerima dengan alasan dapat menambah tanggung jawab yang sudahditerima.6. Bawahan takut tidak dapat menjalankan tugas – tugas dengan benar dan dikatakangagal.7. Bawahan merasa tertekan apabila dilimpahkan tanggung jawab yang lebih besar.
DELEGASI WEWENAG
Delegasi
adalah pelimpahan wewenang dan tanggung jawab formal kepada orang lainuntuk melaksanakan kegiatan tertentu
Delegasi wewenang
adalah proses di mana para manajer mengalokasikan wewenang ke bawah kepada orang-orang yang melapor kepadanyaPedoman Klasik Untuk Delegasi Efektif :1.Prinsip scalar, dalam proses pendelegasian harus ada garis wewenang yang jelaskarena akan membuat anggota organisasi lebih mudah untuk mengetahui :a.Kepada siapa dia dapat mendelegasikan b.Dari siapa dia akan menerima delegasic.Kepada siapa dia harus memberikan pertanggung jawaban
2.Prinsip kesatuan perintah, menyatakan bahwa setiap bawahan dalam organisasiseharusnya melapor hanya kepada seorang atasan3.Tanggung jawab dan akuntabilitas, menyatakan bahwa :a.Agar organisasi dapat menggunakan sumber dayanya dengan lebih efisien b.Konsekuensi wajar peranan tersebut adalah bahwa setiap individu dalamorganisasi untuk melaksanakan tugas yang dilimpahkan kepadanya secaraefektif c.Bagian penting dari delegasi tanggung jawab dan wewenang adalahakuntabilitas penerimaan tanggung jawab dan wewenang berarti individu juga setuju untuk menerima tuntutan pertanggung jawaban pelaksanaantugasPenaggulangan Hambatan-Hambatan DelegasiLouis Allen mengmukakan 6 teknik khusus untuk membantu manajer melakukandelegasi dengan efektif :1.Tetapkan tujuan2.Tegaskan tanggung jawab dan wewenang3.Berikan motivasi kepada bawahan4.Meminta penyelesaian kerja5.Berikan latihan6.Adakan pengawasan yang memadai
Langganan:
Postingan (Atom)






